PENGGUNAAN INSECT FLY CATCHER

PENGGUNAAN INSECT FLY CATCHER

 

insect fly catcher
insect fly catcher

Penggunaan insect fly catcher menjadi bagian dari proses pengendalian serangga terbang terutama lalat.  Insect Fly Catcher (atau ada yang menamakannya insect light trap) adalah sebuah alat/device yang digunakan untuk melakukan monitoring terhadap serangga terbang, dimana menggunakan sinar UV sebagai penarik.  Penggunaan Insect fly catcher  ini sangat penting selain untuk menangkap serangga terbang yang terlanjur masuk ke area dalam, juga berfungsi sebagai kontrol, menjadi bahan pertimbangan terhadap langkah pengendalian yang akan dilakukan.

Bagaimana cara penggunaan Insect Fly Catcher?

  • Insect fly catcher sangat bermanfaat, untuk mengontrol lalat sampah (flith flies) atau serangga terbang lainnya yang masuk dari area luar.
  • Sanitasi dan eksklusi (upaya yang dilakukan agar hama dari luar tidak masuk, misal:penggunaan plastic curtain, dll) adalah langkah penting yang harus dilakukan sebelum instalasi insect light traps. Tidak melakukan langkah sanitasi dan eksklusi menyebabkan insect light traps tidak dapat  mengontrol serangga terbang dalam jumlah yang banyak.
  • Sebelum melakukan instalasi insect light traps, kita perlu menentukan dimana pintu masuk pada suatu gedung yang memiliki resiko tinggi terhadap masuknya (infestasi) serangga terbang.
  • Faktor seperti: dekatnya sebuah gedung dengan peternakan (farm), genangan air berkontribusi besar terhadap permasalahan serangga terbang di suatu gedung/area. Keberadaan lampu mercury juga dapat menjadi faktor pendukung keberadaan serangga terbang.  Penggunaan lampu sodium (sodium vapor light/yellow bug light) tidak menarik bagi serangga.
  • Semakin besar suatu gedung, semakin banyak insect ligh traps yang dibutuhkan. Insect Fly Catcher sangat tepat ditempatkan di jalur dimana kemungkinan serangga terbang dapat masuk lebih dalam lagi ke sebuah gedung.
  • Lakukan instalasi insect light traps jauh dari area makanan agar tidak menarik serangga terbang ke area tersebut.
  • Insect Fly Catcher yang ditempatkan pada ketinggian 1.5 meter (lima kaki) dari lantai, dapat menangkap lebih serangga terbang. Perangkap (traps) yang ditempatkan lebih tinggi dari itu lebih akan menangkap serangga terbang jenis moth, kumbang dan
  • Penempatan insect fly catcher pada titik pertemuan dua dinding (ujung/corner-mounted) akan lebih efektif karena serangga dapat melihat dari sisi manapun, lakukan instalasi di area yang gelap jika memungkinkan.
  • Lakukan instalasi insect fly catcher minimal setengah meter (12 kaki), dari titik masuk, jangan melakukan instalasi insect fly catcher di area luar atau di area dimana insect fly catcher terlihat dari luar.

Monitoring insect fly catcher

  • Lakukan monitoring secara reguler terhadap insect fly catcher  yang telah dipasang
  • Catat jenis serangga dan jumlah yang tertangkap
  • Lakukan penggantian sticky pad (lembaran perekat), jika daya rekatnya sudah berkurang atau lembaran dipenuhi banyak serangga.
  • Ganti lampu jika sudah mencapai life time nya.
  • Lakukan review terhadap penempatan insect fly catcher, demi pertimbangan efektifitas tidak menutup kemungkinan insect light traps dipindah ke area yang lebih menarik serangga terbang.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pengendalianhama.com Newsletter

Berlangganan informasi maknyus dari kami!